Sunday, June 11, 2017

Travel : Candi Ratu Boko - Jogjakarta

Kali ini saya berpikir untuk melanjutkan cerita di Bulan April kemarin mengenai perjalanan saya ke Jogjakarta. Sebelum menceritakan lebih lanjut, saya punya pertanyaan random, sebenarnya spelling yang benar adalah Yogyakarta atau Jogjakarta ya? Tapi ntah mengapa saya lebih suka menyebut dengan Jogjakarta. Karena lebih biasa menyebutkan Jogja, so dalam menulis pun saya lebih suka menggunakan Jogjakarta. 

Lanjut mengenai Jogjakarta, kali ini saya menceritakan mengenai hari terakhir saya di Jogja sebelum kebesokannya saya harus kembali lagi ke Jakarta. Hari terakhir di Jogja, saya habiskan pastinya dengan membeli oleh-oleh terutama sederetan bakpia dan teman-temannya. Dan sorenya adalah ke Candi Ratu Boko dan Abhayagiri Restaurant.

Ini kali pertama saya ke Candi Ratu Boko, karena memang banyak sekali foto-foto Candi Ratu Boko ini yang berseliweran di social media saya dan itu yang membuat saya penasaran. Tiket masuk ke Candi Ratu Boko adalah Rp 50.000,-. Harga tersebut tidak murah tetapi sangat worth it melihat keadaan Candi Ratu Boko yang bersih dan terawat. Terutama kalau kita ingin menghabiskan waktu lama disana, untuk menikmati udaranya dan mengejar sunset. It's so worth it. Tetapi sungguh, saya baru tahu kalau sunset disana bagus, setelah saya tiba di rumah dan tag location Candi Ratu Boko dari salah satu social media saya :'(



Hari saya ke Candi Ratu Boko sudah memasuki long weekend, sehingga penuh sekali. Tapi ada untungnya juga, sehingga saya dapat parkir paling atas dan jalan menuju Candi Ratu Boko tidak terlalu jauh. Dalam perjalanan ke atas, kita pun di suguhi pemandangan yang indah. Sugguh, Allah Maha Besar. Pemandangan di sini sederhana, tetapi sungguh indah. 

Dan udara hari itu pun sangat bagus, cerah tetapi anginnya sejuk. Sehingga saya bisa menikmati setiap menit berada disana. Walaupun sudah selang 2 bulan perjalanan saya ke sana, tetapi kenikmatan udara hari itu bisa saya bayangkan dan rasakan hingga saat ini. 




Terlihat jelas di dalam foto saya, hari itu banyak sekali yang piknik atau sekedar duduk menikmati udara dan mungkin sambil menunggu sunset. Sayang sekali, saya tidak bisa terlalu lama disana, dan memang tidak menjelajah jauh, hanya duduk di bangku bawah pohon sambil ngobrol sebentar dan menikmati udara hari itu, lalu beranjak lagi ke Abhayagiri Restaurant.

Dan seperti saya ungkapkan di atas, saya baru tahu setelah sampai rumah, kalau sunset di sana indaah sekali. Dan hari itu, tepat saya datang benar-benar indah. Semoga next time, saya ada kesempatan untuk melihat sunset langsung di Candi Ratu Boko :)




Dan sebagai penutupan, ini saya screenshoot dari social media, sunset hari itu yang begitu indah. Bisa terbayang ya bagaimana penyesalan saya (karena tahu terlambat), melewatkan sunset yang begitu indah.






xoxo,
-RP-

Friday, June 9, 2017

Stories : My Niece 5th Birthday Party

Ini postingan yang saya buat 2 hari yang lalu di blog ini, tetapi saya hapus terlebih dahulu karena saya ingin menceritakan atau sharing mengenai Ramadhan tahun ini di blog.

Nah, sekarang saatnya menceritakan mengenai perayaan ulangtahun keponakan saya yang tepat berusia 5 tahun di Hari Minggu kemarin tanggal 21 Mei. 


Bulan Mei dan Bulan Juni mungkin menjadi bulan terboros untuk saya, karena di Bulan Mei kedua keponakan saya berulang tahun sedangkan di Bulan Juni, kakak dan Ibu saya pun ulangtahun. Jadi di dalam 2 bulan ini saya harus menyisihkan budget untuk memberi hadiah untuk orang-orang tersayang dalam hidup saya. 



Ulang tahun keponakan perempuan saya ini memang selalu thematic, untuk 3 tahun belakangan ini. Mulai tahun 2015 bertema Sophia The First, tahun 2016 bertema Frozen dengan penuh nuansa biru dan tahun ini bertema Trolls dengan keceriaan full color.

Saya pun sejujurnya suka sekali dengan film Trolls, yang penuh dengan lagu-lagu yang memanjakan telinga yang kalau tidak salah music directornya adalah Justin Timberlake. Film Trolls sendiri memang penuh dengan warna yang sangat memanjakan mata untuk anak-anak dan lagu-lagu yang bagus yang ceria, dan mungkin ada 1 soundtrack yang sedih tetapi semua dikemas secara pas, dan sangat tidak membosankan jika ditonton ulang berkali-kali.

Lanjut lagi bercerita mengenai perayaan ulangtahun keponakan saya, karena memang pas jatuh di Hari Minggu maka kakak saya berniat untuk membuat perayaan sederhana dengan orang-orang terdekatnya saja. Hanya makan siang sederhana, namun terasa hangat karena diselingi dengan canda tawa dan keriaan dari tingkah keponakan-keponakan saya.



Berkumpul dengan orang terdekat, dan pas sekali moment-nya sebelum puasa jadi bisa sekalian silaturahmi dan bermaaf-maafan sebelum menjalani ibadah puasa. 

Terkadang memang kita tidak memerlukan sesuatu yang mewah, seperti perayaan ulang tahun ini walaupun sederhana tetapi tetap hangat, penuh dengan canda tawa dan keceriaan pastinya.










xoxo,
-RP-

Stories : Ramadhan Kareem


Memasuki Bulan Puasa ini, saya atas nama pribadi ingin mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa bagi teman-teman yang menjalankannya. Semoga Ibadah Puasa kita di Bulan Ramadhan ini diterima oleh Allah SWT dan kita mendapatkan pahala yang terbaik dari Allah SWT. Amin Ya Rabbal Alamin.

Ramadhan kali ini buat saya berbeda dengan Ramadhan tahun-tahun sebelumnya. Di tahun ini, pertama kali saya bekerja di saat bulan Ramadhan. Karena di tahun-tahun sebelumnya saya menjalankan bisnis, sehingga saya memang bisa mengatur waktu saya sendiri. Sehingga biasanya mendekati Bulan Ramadhan, saya sudah mempersiapkan segala sesuatunya sehingga di saat Bulan Ramadhan saya bisa full ibadah.

Bulan Ramadhan hanya datang 1 bulan selama setahun yang kita jalani. Dimana bulan baik ini, Allah seperti memberi hadiah untuk umat-Nya untuk mendapat kemudahan dalam segi pahala. Allah menjanjikan banyak hal yang baik di Bulan ini. Sehingga, kita sebagai manusia wajib memanfaatkan dan mengerahkan segala tenaga kita untuk mendapat pahala yang terbaik dari Allah SWT.

Saya selalu mempunyai prinsip, ketika memasuki Bulan Ramdhan, stop 'mengejar' segala sesuatu yang bersifat duniawi. Mari kerahkan jiwa dan raga kita hanya untuk Allah SWT. Memafaatkan setiap detik dan menit kita untuk mengingat Allah. Untuk me-review hidup kita selama ini. Hidup yang saya yakin masih banyak kekurangannya dan masih banyak sekali dosanya.

'Mencari muka' di hadapan Allah selama Bulan Ramadhan adalah benar-benar saya jalani. Saya belajar banyak mengenai hal agama, yang mungkin selama ini tertinggal dan masih jauh dari sempurna bahkan dari baik sekalipun. Dari Ramadhan satu ke Ramadhan berikutnya saya melihat progress dari ilmu agama atau pemahaman saya mengenai agama, yang mungkin memang masih jauuuuhh di bawah baik, tetapi ada sedikit perubahan ke arah lebih baik.

Tetapi Ramadhan kali ini benar-benar berbeda, saya harus 'sedikit' mengorbankan waktu saya untuk keperluan pekerjaan. Untuk melaksanakan tanggung jawab saya di duniawi, di depan atasan saya.

Berat? Iya, sangat berat. Batin saya yang berat pada awalnya. Tetapi saya mulai berpikir, jika kita niatkan bekerja untuk ibadah, untuk mendapat Ridho dari Allah SWT, InshaAllah yang kita lakukan selama ini tidak akan sia-sia.

Jadwal Tadarus harus saya tinggalkan untuk bekerja, saya ganti dengan membaca Al-Quran seorang diri, mungkin tidak akan secepat dan sekonsisten jika dibaca secara bersama-sama tetapi paling tidak saya mengusahakan yang terbaik.

Dan semoga Allah mencatat usaha saya yang kecil ini menjadi suatu pahala tersendiri buat saya.

Untuk teman-teman di luar sana, tetap semangat menjalankan Ibadah Puasanya ya. Luangkan waktu lebih untuk 'mencari muka' di hadapan Allah SWT. Sehingga kita tidak merasakan sia-sia melewati Bulan Ramadhan ini dan kita bisa terus bertemu dengan Bulan Ramadhan selanjutnya, selanjutnya dan selanjutnya lagi.




xoxo,
-RP-




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...