Tuesday, February 21, 2017

Stories : Mangatasi Stress Karyawan


Hidup di dunia kantoran yang rutin akan office hour bahkan terkadang lebih membuat kita secara sadar dan tidak sadar sering merasakan stress. Mulai dari pekerjaan yang tidak kunjung usai sampai masalah rekan kerja atau atasan yang menjadi gangguan pemikiran kita.

Padahal stress yang berkepanjangan itu tidak baik juga untuk diri kita, nah ini ada beberapa trik-trik untuk meredakan atau bahkan menghilangkan stress kamu akan dunia pekerjaan yang banyak menyita waktu kamu.

  • ·         Tidur yang cukup
Sadar atau tidak sadar di saat stress melanda, terkadang menjadikan kamu kurang tidur. Karena kepikiran masalah yang sedang kamu hadapi. Padahal dengan tidur yang cukup dan kualitas istirahat yang baik dapat mengurangi stress yang melanda pikiran kamu. Coba buat tempat tidur kamu senyaman mungkin, kalau perlu tambahkan aromatherapy yang dapat mengantarkan tidur kamu menjadi lebih baik lagi.

  • ·         Mendengarkan Musik
Mendengarkan lagu dari sebuah alunan musik adalah salah satu cara terbaik untuk memangkas kadar stress kamu. Pilih lagu yang memang menjadi favorit kamu atau sesuai dengan perasaan kamu saat itu. Karena secara tidak sadar, hal tersebut akan merelaksasi tubuh kamu sehingga membuat perasaan nyaman dalam diri kamu. Sehingga kamu bisa menghadapi hari lebih baik lagi.

  • ·         Jadwal.. Jadwal.. Jadwal..
Jadwalkan seluruh tugas dan tanggung jawab kamu di sebuah agenda kecil atau kalender. Hal ini dapat membuat kamu memetakan tugas-tugas mana yang menjadi prioritas atau kamu pun bisa mengatur deadline-deadline dengan rapih tanpa tertumpuk-tumpuk pekerjaan yang lain.

  • ·         Lupakan Perfeksionis.
Ketika bekerja, pasti kita ingin mendapatkan hasil yang terbaik yang dapat dilihat semua orang atau dinilai dengan baik di mata orang. Sampai terkadang kita melupakan masalah-masalah lainnya. Terkadang kita memang harus menurunkan kadar perfectionis kita dan melanjutkan pekerjaan yang lainnya supaya tidak menumpuk di kemudian hari.

  • ·         Reject Negativity
Ini juga salah satu poin penting, dalam menghadapi situasi dunia kantor yang terkadang sarat akan gosip di lingkungan kantor itu sendiri. Atau mungkin tidak hanya di dunia kantor, di setiap kesempatan dalam hidup kita, pasti kita akan menemui segerombolan Ibu-ibu atau tante-tante yang mempunyai hobi utama bergosip atau membicarakan masalah lain. Nah, ini salah satu yang pasti harus kita hindari. Hindari lingkungan yang buruk yang akan memperburuk kehidupan kita. Carilah teman-teman atau lingkungan yang positive yang membuat kita hidup lebih nyaman dan lebih baik.

  • ·         Get Comfortable
Ciptakan area kerja kamu senyaman mungkin. Tambahkan tanaman kecil atau bingkai foto yang akan membuat kamu merasa lebih nyaman di area bekerja kamu. Letakkan kalender, alat tulis dan berkas lainnya sesuai dengan keinginan kamu yang membuat kamu nyaman melakukan pekerjaan sepanjang hari dan setiap hari. Karena secara tidak sadar, waktu kamu di kantor memang lebih banyak daripada waktu kamu di tempat lain, maka dari itu buatlah nyaman untuk kamu.

  • ·         Buatlah Waktu ‘Me Time’
Setelah sejumlah pekerjaan yang tidak kunjung habis, dan rasanya ada saja terus setiap harinya, luangkan waktu untuk diri kamu sendiri. Karena antara pekerjaan dan hidup kamu sendiri haruslah seimbang. Prioritas antara pekerjaan dan di luar pekerjaan pun harus dibuat seimbang. Ini adalah salah satu kunci untuk mengurangi rasa stress kamu. Tinggalkan seluruh masalah pekerjaan kamu di kantor jangan sampai di bawa ke rumah atau pekerjaan kantor yang dikerjakan di rumah pun salah satu tindakan yang tidak baik karena nantinya hidup kamu akan dipenuhi dengan urusan pekerjaan..pekerjaan dan pekerjaan.

  • ·         Melakukan Hobi Kamu
Tingkatkan ketertarikan kamu pada suatu hal yang menjadi hobi kamu. Ini sangat akan meredakan kadar stress pekerjaan yang kamu alami di kantor. Buatlah hal-hal yang kamu suka seperti memasak, menjahit atau lain sebagainya. Atau kamu bisa melakukan olahraga yang kamu suka. Do something fun!

  • ·         One at A Time
Fokus akan hal yang akan kamu kerjakan. Buatlah target-target waktu di setiap harinya apa yang akan kamu kerjakan. Kerjakan satu per satu hingga semuanya terselesaikan dengan baik. Jika dirasa pekerjaan kamu begitu banyak di hari itu, tulis di notes buatlah prioritas dan kamu kerjakan satu per satu sehingga sedikit-sedikit pekerjaan kamu akan selesai. Make a priority!

  • ·         Tertawa
Banyak riset yang membuktikan bahwa tertawa salah satu penurun stress yang paling ampuh. Saat istirahat, mungkin kamu bisa memasang video lucu di youtube atau mengirimkan pesan ke teman yang bisa membuat kamu tertawa dan merasa bahagia.

Monday, January 23, 2017

Stories : Sharing IV - Simply Happiness


Terkadang kita merasa bahagia dengan ekspektasi yang tinggi. Dengan harapan yang muluk-muluk. Tapi sebenarnya kalau kamu melihat sekitar dan menurunkan ekspektasi kamu. Kebahagiaan sebenarnya akan mudah sekali didapat.

Seperti yang saya rasakan di kantor pada hari kamis minggu lalu. Saya pulang dari kantor dengan perasaan bahagia, hanya karena hal simple. Temen kantor sebelah (berbeda perusahaan) main ke ruangan saya dan kita mengobrol dan bercerita sambil tertawa selama kurang lebih 1 jam. Simple tetapi buat saya ternyata itu bikin perasaan bahagia.

Saya terbiasa di ruangan seorang diri, tidak punya teman ngobrol. Jadi rasanya ketika disamperin terus diajak ngobrol santai ternyata hal sekecil itu bisa membuat perasaan saya bahagia. Dan ruangan saya jadi terasa hangat dengan adanya orang-orang tersebut.

Buat saya hal-hal kecil membuat kita bahagia memang harus kita sadari terus dan terus dan itu yang membuat perasaan nyaman dalam hidup ini.

Karena seperti yang saya utarakan dalam post sebelumnya, kebahagiaan itu tolak ukurnya kita sendiri. Kita yang bisa menentukan hidup kita akan bahagia atau tidak :)



xoxo,
-RP-

Wednesday, January 18, 2017

Stories : Sharing Part III - Memahami

Memahami.

Satu kata tetapi maknanya dalam sekali. Kemarin saya bertemu dengan seorang sahabat yang sedang dirundung masalah. Dan dia sampai berucap bahwa kondisinya sedang dalam keadaan tidak bahagia. Bahagia itu memang tolak ukurnya adalah kita sendiri. Yang membuat keadaan kondisi bahagia atau tidak pun kita sendiri.

Dari tolak ukur kebahagiaan tersebut saya mulai merinci bagaimana kita bisa bahagia. Dan merasakan bahagia yang seutuhnya. Pertama yang paling penting less expectation. Menurunkan harapan kita terhadap sesuatu ataupun seseorang. Untuk menurunkan harapan kita terhadap seseorang salah satunya dengan cara memahami orang tersebut.

Memahami lingkungan sekitar kita seperti orang tua, pacar, suami, atasan dan yang lainnya, akan membuat kita bisa menerima mereka. Bahwa setiap orang dan kita pun sendiri mempunyai kelebihan dan kekurangan. Nah, sekarang bagaimana kita bisa memahami hal tersebut dan selanjutnya menerima dengan ikhlas.

Jika kita sudah sampai di titik menerima dengan ikhlas berarti sudah lebih tinggi lagi prestasi kita terhadap pemahaman mengenai lingkungan kita. Tetapi di titik awalnya, kita harus memahami terlebih dahulu.

Memahami memang seperti mudah diucapkan tapi dalam kenyataannya sulit sekali diterapkan. Memahami bahwa suami kita mempunyai kekurangan a,b bahkan c. Kita terkadang selalu menuntut lebih dan minta lebih dipahami lagi. Tapi bagaimana kalau kita berpikir sebaliknya, kenapa bukan kita yang memahami dia? 

Memahami semua kekurangan dan kelebihannya, karena jika kita sudah memahami, rasanya kemarahan-kemarahan kita akan lebih berkurang, karena di dalam pikiran kita hanya, "Ya emang dia begitu orangnya"

Jadi kita pun tidak berharap lebih terhadap orang tersebut baik orang tua, pasangan, atasan ataupun bawahan dan rekan kerja kita.

Memahami orang di sekitar kita secara sutuhnya akan meningkatkan kebahagiaan kita. Karena kita akan lebih enjoy dalam menjalani hidup dan tidak berharap lebih.

Mungkin akan ada proses penyatuan pemikiran, persamaan persepsi, dan lain-lainnya dalam suatu hubungan tetapi proses-proses pendewasaan tersebut harus didasari dengan pemahaman terlebih dahulu sehingga prosesnya tidak saling bersitegang atau menjadi emosional dalam proses tersebut.

Target saya pribadi untuk hari ini dan selanjutnya adalah lebih memahami lagi orang-orang yang berada di sekitar kita. Sehingga titik kebahagiaan saya akan lebih mudah didapat. 

Semoga postingan ini bermanfaat.



xoxo,
-RP-
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...