Monday, August 22, 2016

Travel : UMROH (Part III)


Selama perjalanan Umroh kemarin, saya memang mengendalikan sekali untuk perihal makanan. Setiap pagi selama di Makkah ini yang selalu saya makan. Bermacam-macam sayuran disertai dengan air putih dan biasa request omlet untuk tambahan proteinnya. Omlet yang disajikan di tempat saya menginap pun tidak kalah enak plus ekstra cheese yang super enak. 


Dan yang lagi jadi favorit baik di Madinah dan di Makkah. Saya kebagian mencicipi di Makkah. Porsinya besar. dan enak :)



Alhamdulillah memang rejeki dari Allah, saya dapat mencicipi Nasi Mandi dan Nasi Briani di food court yang berada di Hotel Hilton yang rasanya memang enak sekali. Ditraktir oleh salah satu teman dari group travel saya dan dibawa kesini. Tempat makan sederhana dengan rasa yang luar biasa serta pemandangan yang luar biasa juga, Masjidil Haram. "Maka nikmat mana lagi yang engkau dustakan?"

Dimakan beramai-ramai di atas meja yang hanya beralaskan selembar plastik dan dimakan pakai tangan. Luar biasa nikmatnya :)











Dan ini juga juga Rejeki dari Allah SWT. Dapat grup yang menyenangkan, yang kompak dan dapat keluarga tambahan dan persahabatan baru. Rasanya luar biasa sekali. Selain perjalanan Ibadah yang menyenangkan, lelah, kurang tidur, banyak nangis tetapi rasanya banyak sekali pengalaman yang didapat dari perjalan umroh saya ini.

Semoga teman-teman semua yang belum pernah melakukan perjalanan Umroh, disegerakan dan saya pun rasanya ingin lagi kembali bahkan rasanya ingin sekali melakukan ibadah Haji. Semoga bisa disegerakan oleh Allah SWT. Amiiinn..



xoxo,
-RP-

Travel : UMROH (Part II)

Sekarang kita lanjutkan cerita mengenai perjalanan Umroh dan tiba saatnya untuk Makkah. Setelah beberapa hari di Madinah, kali ini kita harus mempersiapkan untuk Ibadah kita yang sebenar-benarnya yaitu Ibadah Umroh. Sebelum persiapan keberangkatan menuju Makkah, kita diwajibkan untuk memakai Umroh Attire untuk melakukan Ibadah Umroh dan kita harus melakukan Miqat. Untuk yang Ibadah Umroh dari Madinah melakukan Miqat di Bir Ali. 




Bir Ali pun tak kalah bagusnya dan luas sekali, selepas dari Bir Ali sampai ke Makkah sebaiknya kita minim berbicara dan lebih banyak membaca doa, dzikir dan Shalawat. Yang paling terpenting, persiapkan hati dan jiwa kita untuk beribadah Umroh, untuk menghadap Allah. 









Begitu melihat Ka'abah rasanya lebih merinding lebih luar biasa. Benar-benar seperti mimpi bisa melihat Ka'bah sedekat ini, dan Masjidil Haram yang berdiri kokoh serta megah benar-benar menggambarkan sosok Allah SWT yang begitu kokoh dan megah, dan kita hanya kecil sekali dihadapan Allah dimana orang pun berlomba-lomba untuk dekat, untuk cari muka di hadapan Allah. Apalah kita ini benar-benar kecil dengan sejuta dosa yang kita miliki.

Untuk sholat di dalam Masjidil Haram pun kita harus lebih mempersiapkan lebih awal lagi, 1- 1,5 jam sebelumnya sebaiknya kita memang sudah bersiap. Karena memang di dalam Masjidil Haram sangat penuh sekali. Telat sedikit sulit sekali untuk kita bisa mendapat space sholat disini. Bahkan di sekitar tangga pun penuh semua. Masjid yang begitu besar tetapi tetap saja penuh dan selalu penuh.


Dan ketika kita bisa langsung sholat di dapan Ka'bah pun merupakan pengalaman yang tidak kalah indah. Walaupun tidak mendapatkan tempat di lantai bawah tetapi Alhamdulillah bisa sholat langsung di depan Ka'bah di lantai dua. Tidak pernah terbayang sama sekali, biasa kita sholat di depan Ka'bah yang ada di sajadah kita dan ini langsung di depan Ka'bah itu sendiri. Luar biasa sekali rasanya.







xoxo,
-RP-

Travel : UMROH (Part I)

Halo semua..! Rasanya sudah lama sekali saya tidak update blog ini, sudah hampir sebulan lebih ya.. Terakhir update di bulan Mei lalu masuk bulan Juni, memasuki bulan Ramadhan. Biasa setiap Ramadhan rasanya waktu cepat sekali dan berkejar-kejaran antara mengejar Ibadah, pekerjaan domestik dan lain sebagainnya. Ditambah memasuki lebaran, ditinggal Asisten Rumah Tangga yang hampir pulang kampung selama sebulan lebih (tepatnya 28 hari) yang membuat saya tidak bisa duduk santai untuk update blog ini. 

Yap, update blog ini memang saya masukkan dalam kategori 'hobby'. Dimana saya ada waktu senggang, dan butuh me time, saya pasti buka laptop lalu cek blog dan update blog, sambil berpikir apa yang belum saya share di blog ini ya. It's like my journal, dan sharing pengalaman mengenai hal-hal yang saya sukai. Seperti makanan, travelling dan lain sebagainya. 

Dan kali ini yang mau share mengenai perjalan umroh saya. Perjalanan UMROH ini sebenarnya sudah saya lakukan bulan Maret kemarin, tepatnya tanggal 23 - 31 Maret 2016. Dan yang pasti ini perjalanan umroh pertama saya. And I have the best experience about my UMROH. 

Mungkin diantara kalian sudah beberapa kali melakukan perjalan UMROH, dan buat saya yang kemarin itu adalah yang pertama kali. Jadi, ingin rasanya untuk share. Perjalanan Umroh itu adalah perjalanan ibadah, jadi hati dan jiwa kita benar-benar harus siap. Harus siap untuk menahan diri dan harus berpikir positif untuk semuanya. Dan yang paling penting, kita harus berdoa mulai dari sebelum keberangkatan kita agar semuanya dilancarkan dan dimudahkan oleh-Nya. 







Perjalanan Umroh saya diawali dengan Madinah. Madinah dan Masjid Nabawi. Masjid Nabawi merupakan masjid paling indah sejauh ini yang saya lihat. Dimana kita bisa menitikkan air mata, begitu melihat masjid ini. Terutama Masjid Nabawi yang langsung didirikan oleh Nabi Muhammad. Rasanya begitu di halaman masjid pun (tempat kita mengantri untuk melakukan Raudhah), air mata sudah langsung mengalir. Dan kita berusaha untuk mengendalikan air mata ini pun tidak bisa. Rasanya begitu dekat sekali hati ini dengan Nabi Muhammad SAW, Nabi yang memperjuangkan kita semua. Ahh, menulis ini rasanya hati mulai bergetar dan rindu sekali akan keindahan Masjid Nabawi. Perasaan yang ada di dalamnya pun membuat saya rindu. 

Dan memang dengan melihan keindahan Masjid Nabawi ini kita bisa mengetahui dan merasakan bahwa Nabi Muhammad SAW mempunyai jiwa seni yang bagus. Masjid Nabawi yang didirikan oleh Nabi Muhammad pun kita bisa melihat detail langit-langitnya indah. Indah sekali seingat saya dengan bunga atau buah berwarna merah dan biru. Sangat diperhatikan detailnya. 

Masjid Nabawi yang begitu besar dan selalu penuh tetapi udara di dalam Masjid sejuk. Kalau kita ingin sholat di dalam masjid memang sebaiknya kita sudah bersiap dari 1 jam sebelum adzan berkumandang. Sehingga kita mendapatkan space untuk kita sholat.

Di luar kegiatan ibadah yang saya lakukan, saya juga sempat mengunjungi toko-toko sekitar. Banyak sekali tempat perbelanjaan disini, bahkan setelah kita sholat pun, terkadang banyak pedagang yang berjualan di area masjid, mereka pun beberapa bisa berbahasa Indonesia. Yang saya cari disini adalah : Sajadah. Dan kita akan melihat beberapa pilihan menarik Sajadah yang pasti akan tergiur terus untuk membelinya :)


Dan wajib juga ya coba Burger ini, namanya : Hardes. Super enak sekali. Burger king yang ada di Jakarta kalah rasanya dengan burger ini, Recommend..!

Untuk cerita di Makkah, dilanjut ke UMROH (Part II) yaa.. :)



xoxo, 
-RP-
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...